🎳 Nama Bahan Aktif Insektisida Dan Fungsinya

CURACRON 500EC adalah salah satu produk insektisida racun kontak dan lambung yang digunakan untuk mengendalikan berbagai hama serangga. Berwujud pekatan dan berwarna kuning kecoklatan yang bisa diemulsikan dalam air. Kegunaan Insektisida Curacron 500EC: Untuk mengendalikan berbagai hama tanaman cabai, bawang merah, jer Piper betle (sirih) Antimikroba Alkaloid, eugenol, dll Piper aduncum (sirih-sirih) • dillapiol • insektisida dan sinergisme Simaroubaceae Quassia amara Bahan aktif: quasin (gol quasinoid) Eurycoma longifolia (Pasak bumi) Bahan aktif: quasin (gol quasinoid) Brucea javanica Melur (mengandung kuasinoid) Solanaceae Tembakau (Nicotiana tabacum Insektisida berbahan aktif klorantraniliprol ini sangat tepat digunakan untuk mengendalikan hama pada tanaman cabai. Prevathon juga banyak digunakan untuk mengendalikan sundep pada tanaman jagung ,walang sangit, wereng dan lainnya.Dari segi harga prevathon 50 SC tergolong insektisida yang cukup mahal namun hasil yang didapatkan sangat mujarab Untuk memberantas ulet grayak FAW pada jagung secara efektif sebaiknya aplikasi pertama menggunakan insektisida dengan bahan aktif Klorfenapir. Merk pestisida dengan bahan aktif tersebut banyak di jual di toko pertanian, seperti; VALETUDO 600 SC, JOSSTIN 500 SC, VAMPYR 700 EC, RAMPAGE 100 EC, WELCHEM 500 SC, TURBO 500 SC dan Lain -lain . belum pasti karena pengaruh musim, sumber bahan baku, dan tingkat keefektifannya, 5) stabilitas bahan aktif rendah, seperti mudah terdegradasi oleh sinar ultraviolet, 6) tidak kompetitif terhadap pestisida sintetis (harga dan spektrum kerja), dan 7) terbatasnya data keamanan terhadap mamalia dan lingkungan. Untuk mengatasi Penggunaan insektisida nabati banyak memberikan keuntungan diantaranya ramah lingkungan, tidak memberikan dampak buruk pada kesehatan dan bahan dasar ada di sekitar pemukiman. Berdasarkan banyaknya keuntungan yang didapatkan, maka dipandang perlu untuk mencari insektisida nabati sebagai repelen untuk menolak gigitan nyamuk penular penyakit. Berikut adalah beberapa bahan aktif pestisida yang sering digunakan: Asetamiprid. Asetamiprid adalah bahan aktif yang digunakan dalam pestisida insectisida. Bahan aktif ini memiliki fungsi sebagai insektisida sistemik, yaitu dapat diserap oleh tanaman dan menyebar ke sebagian besar jaringan tanaman. Antracol adalah fungisida kontak berbentuk tepung yang bisa disuspensikan. Fungisida ini bisa diaplikasikan pada berbagai tanaman, terutama komoditas pangan dan hortikultura. Baca juga: Cara Membuat Fungisida Alami dari Jahe, Kunyit, Lengkuas, dan Kencur. Fungisida ini terbuat dari bahan aktif propineb 70 persen. Insektisida Endure 120SC adalah insektisida yang dianggap masih baru untuk para petani. Selain produk dari bahan aktif ini masih jarang sehingga harga dari insektisida bisa dikatakan cukup mahal. Akan tetapi jika dilihat dari keefektifan dalam memberantas hama sasaran, harga yang ditawarkan oleh produsen itu cukup seimbang. insektisida digunakan untuk mengendalikan hama ulat grayak, hama .

nama bahan aktif insektisida dan fungsinya